Posted by : Unknown Rabu, 23 April 2014


Saat engkau berada di depan jiwaku..
Ingin rasanya ku berikan mawar itu, tapi..
Entah kenapa keberanian itu menjadi mencair..
Seakan-akan aku tak berdaya di hadapanmu..

Menanatap wajahmu yang indah mempesona..
Bibirmu yang merah merona..
Aromamu yang semerbak wangi memenuhi ruangku..
Dan pandanganmu membuat aku kacau menjadi batu..

Ohh,, pujaku..
Ingin rasanya ku memelukmu,merasakan memilikimu..
Bahkan ingin rasanya aku hadir dalam duniamu..
Dan menulis awal kisah cintaku..

Sebelum kau pergi..
Pandanglah sejenak mataku,,
Lihat dan rasakan bahwa di balik bola mata itu..
Ada ketulusan hati yang sepenuhnya mencintaimu..

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Copyright © 2013 manuskrip kehampaan | Dark Simple Blogger Template Powered by Blogger | Created by Renadel Dapize | Ori. BRS-bt Djogzs | All Rights Reserved